Seloharjo – where aa’ na lived- March 20, 2008
Posted by nanonina in News.trackback
Desa Seloharjo Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul, Propinsi DI Jogjakarta
Terletak pada ketinggian 120 s/d 230 M di atas permukaan laut, Desa Seloharjo adalah salah satu desa di Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul. Dengan topografi dataran rendah dibeberapa tempat dan dataran tinggi diseputaran dusun Biro dan Sorotopo. Desa ini memiliki curah hujan 400 mm/thn dan suhu rata-rata 31°C.
Secara administratif Desa Seloharjo memiliki luas wilayah 11.105.550 ha dengan batas wilayah dan jarak dari pusat pemerintahan sebagai berikut :

• Batas wilayah :
a. Sebelah Utara : Desa Panjang Rejo
b. Sebelah Selatan : Desa Girijati
c. Sebelah Barat : Parang Tritis
d. Sebelah Timur : Selopamioro
• Jarak dari pemerintahan :
a. Jarak Dari pemerintahan Kecamataan : 7 km
c. Jarak dari Pemerinthan Kabupaten/Kotamadya : 27 km
d. Jarak dari pemerintahan Ibukota Propinsi Dati I : 27 km
Dari data yang ada, diketahui bahwa Desa Seloharjo memiliki jumlah penduduk dan potensi ekonomi sebagai berikut:
• Jumlah penduduk menurut jenis kelamin:
a. Laki-laki : 4458 Jiwa
b. Perempuan : 4520 Jiwa atau totalnya : 5504
c. Kepala Keluarga : 2273 KK
• Potensi ekonomi Masyarakat.
Dengan letak yang berimpitan dengan aliran sungai opak dan oyo tidak heran mata pencaharian sebagian besar penduduk adalah sebagai penambang pasir. Selain itu warga seloharjo juga berprofesi sebagai petani, pedagang dan pegawai.
Masyarakat di desa seloharjo juga berprofesi sebagai peternak. Mereka banyak memelihara hewan ternak, misalnya : sapi, ayam broiler, kambing.
Pertanian, dengan komoditas utama Padi, ketela pohon, jagung, sayur-sayuran (kacang panjang dan bawang merah) dan buah-buahan (pisang dan jambu) adalah potensi desa Seloharjo, sekaligus menjadi mata pencaharian utama sebagian besar penduduk Desa Seloharjo. Selain pertanian, peternakan dengan jenis ternak ayam kampung, ayam ras, itik, kambing dan domba.
Keberadaan sungai Opak yang melintasi ditengah desa ini, dengan debit air yang relatif stabil disetiap tahunnya, menjadikan desa ini memiliki sumber air air yang cukup untuk kebutuhan pertaniannya. Ditambah oleh adanya waduk atau chek dam, maka pengairan cukup berpengaruh terhadap kemajuan pertanian di desa Seloharjo.
Selain itu, industri menegah ke bawah dan industri rumah tangga serta perdagangan/jasa juga berkembang baik dan ikut menopang perekonomian masyarakat desa.
Pada saat terjadi gempa 5,9 SR, Desa seloharjo yang terletak cukup dekat dengan pusat gempa (tempuran sungai Opak-Oyo) mengalami kerusakan parah
Potensi Sumber Daya Alam

Di desa seloharjo, sumber daya air sangat kurang. Dalam memenuhi kebutuhan air setiap harinya masyarakat kebanyakan mengandalkan dari sumber mata air dibukit-bukit kapur. Keberadaan sumber mata air ini mulai terancam oleh sebab berkurangnya vegetasi yang dapat menyimpan air, retakan-retakan di dalam bukit kapur sehingga merusak sungai-sungai bawah tanah, perubahan iklim.
Dengan kondisi tersebut maka lahan pertanian di desa seloharjo tidak produktif. Lahan pertanian yang ada hanya dapat digunakan dengan baik ketika turun hujan.
Sumber : Data Base Walhi DIY dan www.seloharjo.com




Bantul jauh kan cinta, itu aja blm nyampe rumah aa baru nyampe bantul kota, rumah aa masih jauh lagi hehhehe. Ga pa2 malah bisa buka bersama hari kamis kemaren ya cinta. Alhamdulillah